KONTRIBUSI BOOKLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KEGAWATDARURATAN STROKE
DOI:
https://doi.org/10.59374/pkmhkj.v8i2.707Abstract
Latar belakang: Stroke adalah kondisi ketika pasokan darah ke otak terhambat atau berkurang, yang dapat disebabkan oleh
tersumbatnya pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Akibatnya, otak tidak
mendapatkan cukup nutrisi dan oksigen, sehingga sel-sel otak yang terkena mengalami kerusakan atau kematian. Kurangnya
pemahaman mengenai tanda-tanda awal pukulan menjadi salah satu faktor risiko. Salah satu cara agar mengatasi kurangnya
pemahaman adalah edukasi untuk mengetahui tanda-tanda awal stroke sebelum berkembang menjadi yang lebih serius atau
menimbulkan komplikasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas buklet media terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang
kegawatdaruratan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan desain pre-post test one group. Sampel diambil
secara purposif sampling sebanyak 125 orang dewasa, terdiri dari 74 perempuan dan 51 laki-laki.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan adalah dengan kategori
kurang sebanyak 18 (24.0%) responden dan setelah diberikan pendidikan dengan kategori Baik sebanyak 36 (48.0%). Uji statistik
yang digunakan dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) sehingga terdapat pengaruh yang
signifikan tingkat pengetahuan masyarakat tentang kegawat daruratan stroke di Rw 07 Sunter Agung setelah diberikan edukasi
dengan menggunakan media Booklet.
Kesimpulan: Edukasi menggunakan media Booklet efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kegawatdaruratan
stroke.
Saran: kepada petugas kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dapat menggunakan media Booklet sebagai salah
satu pilihan media edukasi.
Kata kunci: Stroke, Kegawatdaruratan, Edukasi, Booklet, Pengetahuan
