Optimalisasi Status Respirasi Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Dengan Kombinasi Terapi Oksigen, Posisi Semi Fowler Dan Relaksasi Napas Dalam: Studi Kasus
Abstract
Latar belakang: Gagal Jantung Kongestif merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal sehingga kebutuhan oksigen dan nutrisi jaringan tubuh tidak terpenuhi dengan baik. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti sesak napas, nyeri dada, kelelahan, dan penurunan toleransi aktivitas. Intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk membantu mengurangi sesak napas meliputi terapi relaksasi pernapasan dalam, pemberian oksigen, dan pengaturan posisi semi-Fowler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi oksigen, pemberian posisi semi-Fowler dan relaksasi napas dalam untuk mengurangi sesak napas pada pasien gagal jantung kongestif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen dari 93% menjadi 97% serta penurunan frekuensi napas dari 30 kali/menit menjadi 27 kali/menit setelah dilakukan intervensi keperawatan tersebut. Selain itu, pasien tampak lebih tenang dan rileks. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi terapi oksigen, posisi semi-Fowler, dan relaksasi napas dalam efektif dalam membantu mengurangi sesak napas dan meningkatkan kenyamanan pasien dengan gagal jantung kongestif. Pasien diharapkan dapat menerapkan teknik relaksasi napas dalam, mempertahankan posisi semi-Fowler, serta mematuhi pengobatan yang telah dianjurkan untuk membantu mengontrol gejala dan mencegah perburukan kondisi.
Kata Kunci: Congestive Heart Failure; Posisi Semi-Fowler; Terapi Oksigen; Relaksasi Napas Dalam; Pola Napas Tidak Efektif


