EFEKTIVITAS BATUK EFEKTIF PADA BERSIHAN JALAN NAPAS PASIEN DENGAN CKD DAN PULMONARY EDEMA : STUDI KASUS
Abstract
Latar Belakang: Chronic kidney disease dapat menyebabkan edema paru sehingga penderita mengalami penumpukan sekret yang tertahan di jalan napas. Tindakan nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu dengan mengajarkan latihan batuk efektif yang bertujuan untuk membantu pengeluaran sputum dan meningkatkan ventilasi paru.
Tujuan: Penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada pasien Ny.S dengan Chronic Kidney Disease stadium V dengan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Gardenia RSUD Wates Kulon Progo.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi rekam medis. Analisa data pada studi kasus ini dilakukan secara deskriptif meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi selama pasien berada di Ruang Gardenia. Latihan batuk efektif, dilakukan selama pasien di Ruang Gardenia dapat mempengaruhi perbaikan kondisi bersihan jalan napas yang dibuktikan dengan keluhan sesak napas menurun, pengeluaran sputum dan saturasi oksigen membaik.
Hasil: Temuan kasus ini menunjukkan bahwa latihan batuk efektif merupakan intervensi keperawatan sederhana, aman dan berbiaya rendah yang dapat mendukung peningkatan bersihan jalan napas pada pasien CKD dengan bersihan jalan napas tidak efektif.
Kesimpulan: : Penerapan latihan batuk efektif secara konsisten dapat menjadi bagian dari praktik keperawatan berbasis bukti di berbagai layanan kesehatan global untuk meningkatkan luaran pernapasan dan kualitas hidup pasien.
Kata Kunci: Chronic Kidney Disease, Pulmonary Edema, Bersihan Jalan Napas Pasien


