DAMPAK EDUKASI MEDIA E-LEAFLET MELALUI WHATSAPP TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG DETEKSI DINI GAGAL GINJAL KRONIK
DOI:
https://doi.org/10.59374/jakhkj.v8i2.697Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan kondisi di mana terjadi kerusakan ginjal dengan tanda abnormalitas strutur disebut juga turunnya fungsi Laju Filtrasi Glomelurus <60 ml/menit/1,73 m2 selama 12 minggu. Salah satu cara agar tidak terjadi gagal ginjal kronik yaitu dengan deteksi dini untuk mengetahui tanda-tanda awal suatu penyakit sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius
Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh media edukasi E-leaflet melalui WhatsApp terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang deteksi dini gagal ginjal kronis.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan desain pre-post test one group. Penelitian ini menggunakan teknik Purposif Sampling sebanyak 110 remaja, terdiri dari 63 perempuan dan 47 laki-laki, kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah remaja yang bersedia menjadi responden.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan sebelum dilakukannya pendidikan adalah dengan kategori Cukup sebanyak 40 (76.9%) responden dan setelah dilakukannya pendidikan adalah dengan kategori Baik sebanyak 36 (69.2%) responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon dengan menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) yang dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pengetahuan remaja tentang deteksi dini gagal ginjal kronis.
Kesimpulan: Pemberian edukasi berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penegtahuan remaja tentang deteksi dini gagal ginjal kronis, hasil uji signifikan 0,000 (p<0,05).
Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Gagal Ginjal Kronis, Deteksi Dini


