PENINGKATAN TINGKAT PENGETAHUAN BURUH TOKO BERAS TENTANG RISIKO HERNIA NUCLEUS PULPOSUS (HNP) AKIBAT KESALAHAN TEKNIK MENGANGKAT BEBAN
DOI:
https://doi.org/10.59374/jakhkj.v8i2.694Abstract
Latar Belakang: Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang cukup sering terjadi, terutama pada pekerja fisik seperti pekerja toko beras. Minimnya pengetahuan mengenai teknik pengangkutan beban yang benar dapat meningkatkan risiko terjadinya HNP.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan buruh toko beras mengenai risiko HNP akibat kesalahan teknik mengangkat beban di Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, dengan fokus pada pertanyaan: sejauh mana buruh memahami risiko HNP yang dapat timbul dari teknik kerja yang tidak tepat.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 72 responden yang dipilih dengan teknik total sampling.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik, namun masih terdapat sebagian kecil yang belum memahami risiko HNP secara optimal. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi keberlanjutan terkait teknik kerja yang ergonomis untuk mencegah cedera kerja.
Kesimpulan: : Penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai tingkat pengetahuan buruh dan dapat dijadikan dasar untuk pengembangan program edukasi kesehatan kerja di sektor informal.
Kata Kunci: HNP, Buruh, Angkat Beban, Pengetahuan


