Penerapan Teknik Distraksi Mendengarkan Musik Instrumental Terhadap Penurunan Persepsi Nyeri Pada An. L Dengan Post Tonsilektomi
Abstract
Latar Belakang: Tonsilitis merupakan peradangan pada tonsil yang sering terjadi pada anak dan dapat menimbulkan keluhan nyeri tenggorokan serta gangguan menelan. Penatalaksanaa tonsilitis kronik yang tidak responsif terhadap terapi konservatif dapat dilakukan dengan tindakan tonsilektomi. Tonsilektomi adalah prosedur pembedahan dengan atau tanpa adenoidektomi yang secara komplit mengambil tonsil menyertakan kapsul dengan menyayat ruang peritonsiler antara kapsul dan dinding otot. Prosedur ini menimbulkan masalah keperawatan seperti nyeri akut, ansietas, dan risiko infeksi, sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif, termasuk penggunaan terapi non farmakologis, salah satunya dengan mendengarkan terapi musik instrumental.
Tujuan: Asuhan keperawatan ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada An. L dengan post operasi tonsilektomi melalui penerapan teknik distraksi mendengarkan musik instrumental untuk menurunkan persepsi nyeri .
Metodologi Penelitian: Desain laporan kasus keperawatan
Hasil: pada fase post operasi mengalami nyeri akut skala 8. Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 2 hari dengan terapi musik instrumental skala nyeri menurun menjadi 2.
Kesimpulan: Terapi musik instrumental efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan persepsi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien, serta mendukung keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien tonsilektomi.
Kata Kunci: tonsilitis ; tonsilektomi; nyeri akut ; terapi music instrumental; post operasi


