HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DIET HIPERTENSI LANSIA DENGAN KEJADIAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LANGSAT KOTA PEKANBARU
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi pada lansia merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan karena prevalensinya yang terus meningkat dan risiko komplikasi yang tinggi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diet hipertensi dengan kejadian kekambuhan hipertensi pada lansia di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru.
Metodologi Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan desain cross‐sectional, dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2025 dengan sampel sebanyak 91 lansia hipertensi yang tercatat aktif pada periode Mei–Juli 2025. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner pengetahuan diet hipertensi dan observasi rekam medis untuk menentukan kejadian kekambuhan (tekanan darah ≥140/90 mmHg).
Hasil: : Analisis univariat menggambarkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang tergolong “kurang” (57,1 %) dan mengalami kekambuhan hipertensi (60,4 %). Selanjutnya, analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan diet hipertensi dan kejadian kekambuhan (p-value 0,000).
Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa lansia yang memiliki pengetahuan diet hipertensi yang lebih baik cenderung memiliki kemungkinan kekambuhan yang lebih rendah. Dengan demikian, peningkatan pengetahuan diet terhadap hipertensi pada lansia dapat menjadi strategi penting dalam mencegah kekambuhan hipertensi di layanan primer. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program edukasi diet hipertensi yang lebih intensif di Puskesmas Langsat dan institusi kesehatan lainnya.
Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Pengetahuan Diet, Kekambuhan
Downloads
Published
Versions
- 2026-04-16 (2)
- 2026-04-16 (1)
