EFEKTIVITAS SENAM OSTEOPOROSIS TERHADAP KEMAMPUAN MOBILISASI LANSIA DI KELURAHAN SUKAPURA JAKARTA UTARA
Abstract
Latar Belakang: Individu dengan usia 60 tahun atau lebih tergolong kepaadaindividu lansia. Keluhan muskulokleletal yang menyebakan nyeri yang dapat menghambat pergerakan seseorang. Sehingga, lansia cenderung mengalami penurunan aktivitas fisik. Latihan senam osteoporosis berperan dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Senam osteoporosis bermanfaat bagi kesehatan tulang, setiap gerakannya mampu membantu distribusi nutrisi dan cairan.
Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk Untuk mengetahui apakah senam osteoporosis memiliki kemampuan dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi lansia di Sukapura Jakarta Utara.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental, yaitu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat dengan cara mengontrol variabel-variabel yang ada titik peneliti akan melakukan perlakuan tertentu atau intervensi tertentupada suatu kelompok eksperimen dan mengamati efeknya.
Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor kemampuan mobilisasi dari sebelum intervensi (pretest) hingga sesudah intervensi (posttest), dengan rata-rata nilai pretest sebesar 44,17 dan meningkat menjadi 44,63 pada posttest. Pengujian menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi.Artinya, senam osteoporosis efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pada lansia.
Kesimpulan: pemberian senam osteoporosis efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pada lansia.
Kata Kunci: Lansia, Osteoporosis, Mobilisasi


