PENERAPAN TERAPI BERMAIN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT ANSIETAS PADA ANAK DENGAN SMALL VASSELS VASCULITIS
Abstract
Latar Belakang: Small vessel vasculitis (SVV) merupakan kelompok penyakit autoimun pada pembuluh darah kecil yang dapat menimbulkan komplikasi serius, sehingga pasien anak sering memerlukan hospitalisasi. Namun, hospitalisasi dapat memicu kecemasan, nyeri, serta regresi psikologis pada anak. Terapi bermain menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan kecemasan akibat perawatan
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi bermain terhadap penurunan Tingkat ansietas pada anak dengan Small vessel vasculitis di Bangsal Aster Barat RSUP Dr. Sardjito
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif pada seorang anak usia 13 bulan dengan diagnosis small vessel vasculitis. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua, observasi, dan rekam medis. Intervensi dilaksanakan selama 4 hari dengan durasi ±15 menit per sesi, meliputi terapi bermain boneka tangan serta intervensi keperawatan sesuai diagnosa yang muncul
Hasil: Hasil penelitian ini pasien menunjukkan gejala utama berupa nyeri, kecemasan, serta perfusi perifer tidak efektif. Skor kecemasan awal berdasarkan anxiety rating scale adalah 6, dan setelah penerapan terapi bermain boneka menurun menjadi 5. Meskipun implementasi sempat terhambat akibat kondisi nyeri berat (FLACC 8–9), terapi bermain tetap memberikan efek positif terhadap penurunan kecemasan meski belum sepenuhnya teratasi.
Kesimpulan: Terapi bermain boneka pada anak dengan small vessel vasculitis terbukti dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan selama hospitalisasi. Namun, keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh faktor fisiologis seperti nyeri, kondisi klinis, serta hubungan terapeutik antara perawat, pasien, dan keluarga.
Kata Kunci: Anak, hospitalisasi, kecemasan, Small vessels vasculitis, terapi bermain


