OPTIMALISASI POLA NAPAS MELALUI POSISI SEMI-FOWLER PADA ANAK DENGAN LARINGOMALASIA
Abstract
Latar Belakang: Laringomalasia merupakan kelainan kongenital jalan napas atas yang paling sering ditemukan pada bayi dan anak dengan karakteristik utama berupa kolaps jaringan supraglotik ke dalam lumen jalan napas saat inspirasi dengan kondisi ini menyebabkan stridor inspirasi kronis dan dapat disertai peningkatan kerja nafas adanya retraksi dinding dada, takipnea serta gangguan pola nafas, terutama pada posisi terlentang dan saat aktivitas seperti menangis atau menyusu
Tujuan: Mengetahui efektivitas penerapan posisi semi-Fowler terhadap perbaikan pola napas pada anak dengan laringomalasia.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien anak dengan diagnosis medis laringomalasia yang dirawat di rumah sakit rujukan nasional, intervensi utama yang diberikan adalah posisi semi-Fowler dengan elevasi kepala 30–45° disertai pemantauan status respirasi.
Hasil: Penerapan posisi semi-Fowler menunjukkan perbaikan pola napas yang ditandai dengan penurunan stridor berkurangnya retraksi dinding dada, penurunan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, serta peningkatan kenyamanan pasien.
Kesimpulan: Posisi semi-Fowler merupakan intervensi keperawatan non farmakologis yang efektif dan aman dalam membantu memperbaiki pola napas pada anak dengan laringomalasia.
Kata Kunci: keperawatan anak,laringomalasia, pola napas,posisi semi-Fowler.


