HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL
Abstract
Latar Belakang: Pembedahan merupakan tindakan medis invasif yang dapat menimbulkan kecemasan pada pasien pre operasi. Kecemasan ini muncul karena berbagai faktor seperti rasa takut terhadap nyeri, kematian dan hasil pasca operasi. Kecemasan yang tidak ditangani dapat berdampak pada kondisi fisiologis pasien dan menghambat jalannya operasi. Salah satu upaya untuk mengurangi kecemasan adalah melalui dukungan keluarga yang berperan dalam memberikan kenyamanan emosional dan psikologis.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan metode cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien pre operasi sebanyak 82 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).
Hasil: Sebagian besar responden (41,5%) memiliki dukungan keluarga cukup, dan tingkat kecemasan yang paling banyak dialami adalah kecemasan ringan (54,9%). Hasil uji statistik Chi-Square menujukkan nilai p = 0,018 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi.
Kesimpulan: : Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Dukungan keluarga berperan penting dalam mengurangi kecemasan, namun faktor lain seperti, kepribadian, kondisi psikologis, dan informasi medis juga dapat memengaruhi kecemasan pasien.
Kata Kunci: Dukungan keluarga, kecemasan, pre operasi, pembedahan


