Pengetahuan Perawat Dalam Menerapkan Early Warning Score System Pada Pasien Gawat Darurat.

Leo Rulino, Meliyanah Putri

Sari


Latar Belakang: Kegagalan perawat mengenali perubahan kondisi klinis pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit dapat mengakibatkan kejadian yang tidak diharapkan, yang dapat mengakibatkan pemindahan pasien yang tidak direncanakan ke unit perawatan intensif, henti jantung dan akhirnya dapat menyebabkan kematian. Salah satu strategi untuk menurunkan angka kematian akibat henti jantung adalah dengan penerapan Early Warning Score System. Early Warning Score System merupakan sistem skoring fisiologis (tanda-tanda vital) yang umumnya digunakan di unit medikal bedah sebelum pasien mengalami kondisi yang gawat. Skoring Early Warning Score System disertai dengan prosedur tindakan berdasarkan hasil skoring dari pengkajian pasien yang dilakukan oleh perawat.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan perawat dalam menerapkan Early Warning Score System pada pasien gawat darurat di RSUD Kepulauan Seribu.
Metodologi Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode analisa secara deskriptif.

Hasil: Hasil disimpulkan bawah dari total 30 responden tingkat pengetahuan perawat dalam menerapkan penilaian Early Warning Score System pada pasien gawat darurat di RSUD Kepulauan Seribu dengan jumlah responden 30 orang adalah sebanyak 90% (27 responden) pengetahuan baik, 3,3% pengetahuan cukup baik, pengetahuan perawat kurang baik 6,7%.

Kesimpulan: Tingkat pengetahuan perawat dalam menerapkan penilaian Early Warning Score System pada pasien gawat darurat di RSUD Kepulauan Seribu berpengetahuan baik dalam menerapkan Early Warning Score System.

Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Perawat, Early Warning Score System.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.59374/jakhkj.v9i1.262

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.